Selasa, 07 April 2015

TUGAS SOFTSKILL AKUNTANSI INTERNASIONAL



MAKALAH AKUNTANSI INTERNASIONAL
“AKUNTANSI KOMPARATIF”
KELOMPOK  4
4EB15


HANI HIKMAWATI                                   28211467        ( Anggota )
HANS RAFIDH P.H                                   21211029        ( Anggota )
HENDY WIRA SANJAYA                         21211394        (   Ketua   )
HERLIANNA LOBAY                                28211133        ( Anggota )

DOSEN: DR. IMAM SUBAWEH, SE., AK., MM.,

                     







FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015




KATA PENGANTAR

Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji dan syukur kita panjatkan atas berkat rahmat dan izin-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Imam Subaweh, SE, Ak, MM selaku dosen mata kuliah Akuntansi Internasional yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. 

Makalah ini kami sadari masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.





Depok, Juni 2015

                                                                                                                                            

                                                                                                                                              Penyusun


I. Akuntansi Komparatif Amerika dan Asia
I.I Pendahuluan
            Dalam bab ini akan membahas akuntansi dari lima Negara, dua di benua Amerika (Meksiko dan Amerika Serikat) serta tiga di benua Asia (Cina, India, dan Jepang). Amerika Serikat dan Jepang memiliki tingkat perkembangan ekonomi yang tinggi, sementara Meksiko, Cina, India memliki perekonomian yang baru ‘muncul’.
A. Amerika serikat
            Akuntansi di amerika serikat diatur oleh badan sektor khusus dewan standar akuntansi keuangan (Financial Accounting Standards Board - FASB), akan tetapi yang menjadi penyokong kewenangan terhadap standarisasi mereka agensi kepemerintahan komisi keamanan dan kurs (Securities and Exchange Commission - SEC).
            kunci utama yang memungkinkan sistem shared-power ini bekerja dengan efektif adalah 1973 SEC accounting series release (ASR) No. 150 yang mengemukakan :
komisi bermaksud melanjutkan kebijakannya dalam mencari sektor swasta untuk kepemimpinan dalam rangka membangun dan meningkatkan prinsip prinsip akuntansi. untuk tujuan praktik kebijakan, prinsip, standar dan praktik yang dikeluarkan secara resmi oleh FASB dalam interpretasi dan pernyataannya yang dipertimbangkan oleh komisi yang memiliki dukungan kewenangan substansial dan bagi yang tidak setuju dengan keputusan FASB akan dianggap tidak memiliki dukungan.
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Sistem yang dianut amerika serikat tidak memiliki persyaratan legal untuk publikasi mengenai laporan audit periodik keuangan. perusahaan di amerika serikat dibentuk di bawah hukum negara, bukan hukum federal. Audit tahunan serta persyaratan laporan keuangan secara realistis hanya ada pada tingkat federal saja seperti yang dispesifikasikan oleh SEC.
            SEC memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standar akuntansi dan laporan kepada perusah akan tetapi bergantung pada sektor swasta dalam penerapan standarisasi tersebut.
Oleh karena SEC merupakan agensi regulator yang independen, kongres serta presiden tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap kebijakan yang mereka buat. SEC hanya memiliki kewenangan yang diberikan melalui keputusan kongres. SEC mengeluarkan accounting series release, financial reporting release, dan staff accounting bulletins.
            PCAOB yaitu sebuah organisasi non profit yang diawasi langsung oleh SEC. PCAOB memiliki tanggung jawab sebagai berikut :
1.      Menetapkan audit, pengendalian kualitas, etika, kemandirian dan standarisasi lainnya yang berhubungan dengan persiapan untuk laporan audit perusahaan agar aman diketahui publik.
2.      Mengawasi subjek audit perusahaan publik terhadap keamanan hukum.
3.      Memeriksa akuntansi firma publik yang telah terdaftar.
4.      Mendukung akuntansi firma publik, serta memberikan kasus kepada SEC atau badan lain untuk menginvestigasi lebih lanjut.
            Sebelumnya AICPA telah mengeluarkan standarisasi audit, yang bertanggung jawab pada kode etik profesional serta kedisiplinan auditor. PCAOB secara efektif berasumsi bahwa tanggung jawab tersebut muncul dari AICPA.
b. Laporan Keuangan.
            Tipe laporan keuangan tahunan pada perusahaan besar di amerika serikat memiliki beberapa komponen di bawah ini yaitu :
1.      Laporan manajemen
2.      Laporan auditor independen
3.      Laporan keuangan primer (laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, laba rugi komprehensif, perubahan ekuitas pemegang saham).
4.      Diskusi manajemen dan analisis hasil operasional dan kondisi keuangan
5.      Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan.
6.      Catatan atas laporan keuangan.
7.      Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun.
8.      Data triwulan terpilih.
c. Patokan Akuntansi
            Amerika Serikat bergantung pada harga perolehan untuk menilai aset berwujud dan tidak berwujud. Metode akselerasi ataupun straight line keduanya diperbolehkan. Estimasi umur ekonomis digunakan untuk menentukan periode penyusutan dan amortisasi. Fifo dan metode biaya rata rata diperbolehkan dan telah digunakan secara luas untuk menetapkan harga persediaan.
B. MEKSIKO
Meksiko mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1810, dan diakui merdeka oleh spanyol melalui perjanjian pada tahun 1821. Meksiko adalah Negara dengan penduduk berbahasa spanyol terbanyak di dunia dan Negara dengan populasi terbesar kedua di amerika latin. Meksiko memilik free-market ekonomi yang besar. Perusahaan milik pemerintah atau yang dikontrol perusahaan menguasai industri perminyakan dan sarana umum, sedangkan perusahaan swata mendominasi pabrik, konstruksi, tambang, hiburan, serta industri pelayanan. Walaupun stok pasar meksiko merupakan yang kedua terbesar di amerika latin, hal tersebut masih relative sedikit jika meruntut pada standar dunia, karna banyak firma lebih memilih untuk meningkatkan modal melalut utang daripada ekuitas. Meksiko merunut pada IASB (International Accounting Standars Board) sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan akuntansi yang muncul.
a. Regulasi dan pelaksanaan akuntansi
Pengaturan standarisasi akuntansi di meksiko menggunakan pendekatan system inggris-amerika atau anglo-saxon, daripada pendekatan eropa continental. Proses pengaturan standarisasinya berkembang dengan baik. Sebelum standarisasinya diputuskan, dokumen yang diajukan ditampilkan untuk dikaji ulang dan diberi tanggapan oleh publik. Standar akuntansi dianggap berwenang oleh pemerintah, dan diakui secara khusus oleh national banking and securities commision yang meregulasikan Mexican stock exchange. Prinsip akuntansi meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar dan kecil, serta dapat diaplikasikan di semua bidang bisnis.
b. Laporan Keuangan
Tahun fiscal perusahaan di meksiko harus bersamaan dengan kalender tahunan. Perbandingan laporan keuangan gabungan yang harus dipersiapkan antara lain :
1.      Neraca
2.      Laporan laba rugi
3.      Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
4.      Laporan perubahan posisi keuangan
5.      Catatan
Laporan keuangan harus disesuaikan terhadap inflasi. Efek penyesuaian tersebut ditunjukkan pada laporan perubahan ekuitas pemegang saham yang sama dengan laporan arus kas serta terbagi ke dalam aktifitas operasional, investasi dan keuangan. Bagian yang melengkapi laporan atas perubahan posisi keuangan yaitu antara lain :
a.       Kebijakan akuntansi pada perusahaan
b.      Ketersediaan materiel
c.       Komitmen untuk pembelian saham substansial atau dibawah hak kontrak
d.      Penjelasan mendetail mengenai utang jangka panjang dan kurs mata uang asing
e.       Batasan deviden
f.       Jaminan
g.      Rencana pension pegawai
h.      Transaksi dengan perusahaan sejawat
i.        Pajak
c. Patokan Akuntansi
Akuntansi tingkat harga umum telah digunakan meksiko. Harga perolehan dari asset non moneter disajikan ulang dalam peso terhadap kekuatan pembelian saat ini. Keuntungan atau kerugian yang didapatkan karena menahan asset moneter dan uatang dimasukkan sebagai pendapatan periode berjalan, akan tetapi pengaruh penyajian ulang tersebut adalah pada ekuitas pemegang saham. Asset berwujud akan didepresiasi berdasarkan masa manfaat/kegunaannya. Asset tidak berwujud diamortisasi berdasarkan masa manfaatnya (biasanya tidak lebih dari 20 tahun) kecuali manfaatnya tidak terbatas, dimana kasusnya tidak diamortisasi melainkan bergantung pada tes penurunan nilai tahunan..
Sewa guna usaha termasuk ke dalam financial lease atau operational lease. Pembiayaan sewa-mereka yang mentrasfer seluruh keuangan dan resiko kepemilikan asset-adalah dikapitalisasi, sementara pinjaman dari sewa operasional akan muncul sebagai biaya pada laporan laba rugi. Kerugian bersyarat diakui ketika mungkin terjadi dan dapat diukur. Cadangan tak terduga tidak dapat diterima oleh GAAP meksiko. Pajak tangguhan disediakan dengan metode kewajiban. Biaya pension pegawai, premi pegawai senior, serta biaya PHK akan dicadangkan ketika berdasarkan perhitungan/kalkulasi dari aktuaria.


C. JEPANG
Pembukuan dan laporan keuangan jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestik dan internasional. Perusahaan jepang memiliki keterkaitan ekuitas tersendiri, dan sering kali bergabung dengan firma milik pribadi yang lain. Keterhubungan daerah investasi industri konglomerat raksasa ini disebut kieretsu. Pemerintah pusat juga melakukan kontrol ketat pada banyak kegiatan di jepang, yang berarti adanya kontrol birokrasi yang ketat terhadap kegiatan bisnis, termasuk juga akuntansi. Krisis keuangan yang mengikuti “pergerakan ekonomi” jepang juga disebabkan oleh review standardisasi laporan keuangan keuangan jepang. Banyak praktisi akuntansi menyembunyikan kekurangan jepang. Sebagai contoh :
1.      Perusahaan jepang menutupi kerugian operasional dalam usaha gabungan. Investor tidak dapat melihat apakah kegiatan operasional perusahaan benar-benar menguntungkan.
2.      Kewajiban pensiun dan pesangon hanya diakui sebesar 40 persen dari jumlah pinjaman. Hal ini mengarah pada praktik rendahnya kewajiban pensiun.
3.      Pemegang saham dibebani biaya, bukan berdasarkan harga pasar.
Akuntansi “Big Bang” mulai ditunjukkan di akhir 1990-an untuk menciptakan perekonomian jepang yang sehat sehingga perusahaan menjadi lebih transparan dan membawa jepang ke arah standarisasi sosial.
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Regulasi akuntansi jepang berdasarkan pada tiga badan hukum : undang-undang perusahaan, undang-undang pertukaran dan sekuritas, dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan. Proteksi pemegang saham dan kreditor merupakan prinsip dasar dengan kepercayaan yang tinggi pada patokan harga perolehan. Pengungkapan pada kelayakan kredit dan kemungkinan untuk mendapatkan untung karna distribusi dividen menjadi hal yang diutamakan. Semua perusahaan yang didirikan berdasarka undang-undang perusahaan diwajibkan untuk memenuhi ketentuan akuntansi.
Berdasarkan undang-undang perusahaan, laporan keuangan serta jadwal yang mendukung pada perusahaan kecil dan menengah merupakan subjek untuk audit hanya oleh auditor berwenang. Baik auditor berwenang atau independen, keduanya harus mengaudit perusahaan yang besar. Auditor independen harus mengaudit laporan keuangan yang dipublikasikan oleh perusahaan sesuai dengan undang-undang pertukaran dan sekuritas. Auditor yang berwenang focus pada menejerial direktur dan baik bekerja sesuai dengan kewenangannya atau tidak. Auditor independen melibatkan pemeriksaan terhadap laporan dan catatan keuangan, serta harus dilakukan oleh akuntan publik bersertifikasi.
b. Laporan Keuangan
Perusahaan yang bergabung dibawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham, yang isinya antara lain :
1.      Neraca
2.      Laporan laba rugi
3.      Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham
4.      Laporan bisnis
5.      Jadwal ekuitas
Laporan bisnis berisikan ringkasan system bisnis dan pengendalian internal meraka, serta informasi mengenai operasional, posisi keuangan, dan hasil operasional. Beberapa jadwal pendukung juga dibutuhkan, tetapi terpisah dari catatan, yaitu :
a.       Perubahan [pada obligasi dan utang jangka pendek dan panjang
b.      Perubahan pada aktiva tetap dan akumulasi penyusutan
c.       Aset yang dijaminkan
d.      Jaminan hutang
e.       Perubahan pencadangan
f.       Jumlah diri dan untuk pemegang saham
g.      Kepemilikan ekuitas dalam anak perusahaan serta jumlah saham anak perusahaan
h.      Penerimaan dari anak perusahaan
i.        Transaksi dengan direktur, auditor berwenang, pemegang saham dan pihak ketiga yang menghasilkan konflik kepentingan
j.        Pembayaran gaji kepada direktur dan auditor berwenang
c. Patokan Akuntansi
Metode pooling of interest (penyatuan saham) untuk bisnis gabungan digunakan pada situasi tertentu dimana tidak ada perusahaan yang mengontrol perusahaan lain. Sebaliknya, bisnis gabungan dihitung karna pembelian. Goodwill dihitung dengan dasar harga pasar asset bersih yang didapatkan dan diamortisasi lebih dari 20 tahun atau kurang serta subjek terhadap tes penurunan nilai.
Metode ekuitas digunakan untuk investasi dalam perusahaan afiliasi ketika perusahaan induk memberikan pengaruh signifikan daripada kebijakan operasional dan finansial. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung proyek gabungan. Asset dan kewajiban dari anak perusahaan asing dihitung dengan tingkat kurs saat itu, pendapatan dan beban dalam rata-rata, serta penyesuaian pertukaran mata uang asing berada dalam ekuitas pemegang saham.
Persediaan yang ada harus dihitung apakah cocok dengan biaya atau lebih rendah atau niali keuntungan bersih. FIFO, LIFO, serta metode rata-rata semuanya menerima metode cost-flow (arus biaya), dengan rata-rata yang paling popular. Investasi dalam saham dinilai dengan harga pasar. Asset tetap dinilai pada biaya dan didepresiasi yang berkenaan dengan hokum perpajakan. Metode saldo menurun merupakan metode depresiasi yang paling umum. Asset bersih juga diuji dengan penurunan nilai.
D. Cina
            Akuntansi di Cina memiliki sejarah yang panjang. Berfungsi dalam peran pemiliharaan yang bisa terkuak mulai abad 2200 SM. Selama dinasti Hsiu. Dan dokumen-dokumennya menunjukkan bahwa akuntansi telah digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian  di antara penjabat kerajaan dan pangeran dinasti Xia (2000-1500 SM). Confucius muda (551-479 SM) dulunya adalah seorang manajer gudang dan tulisan-tulisannya menyebutkan bahwa pekerjaannya meliputi pembukuan-pembukuan resep dan pembiayaan saat itu. Diantara ajaran-ajaran Confucius merupakan suatu kewajiban untuk mengumpulkan bukti-bukti sejarah dan catatan pembukuan sebagai bagian dari sejarah.
            Karakteristik dasar akuntansi Cina dimulai sejak pembentukan RRC pada tahun 1949. Cina menerapkan program ekonomi yang sangat terpusat,  memperlihatkan prinsip dan pola Marxis meniru sistem kesatuan Soviet. Produksi menjadi prioritas utama perusahaan milik Negara. Penetapan biaya keuangan dan produk diatur oleh Departemen keuangan Negara. Berdasarkan sistem ini, tujuan akuntansi adalah memenuhi kebutuhan negara untuk program dan pengendalian ekonomi. Susunan persamaan standar akuntansi telah dikembangkan supaya menyatukan informasi ke dalam perencanaan ekonomi nasional. Fitur utamanya adalah orientasi penganturan dana dimana dana berarti properti, barang, dan material yang digunakan dalam proses produksi. Pelaporan keuangan ditekankan adanya neraca,yang merefleksikan sumber daya dan penggunaan dana.
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Komite Standar Akuntansi Cina( The China Accounting Standards Committee-CASC)  talah didirikan pada tahun 1998 sebagai lembaga berwenang di dalam departemen keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi. Anggita CASC adalah para ahli yang ditarik dari akademi, lembaga akuntansi, pemerintah, asosiasi akuntansi profesiona, dan kelompok lainnya yang berhubungan dengan pengembangan akuntansi di Cina.
            Pada tahun 2006,sebuah susunan baru ASBE telah dikeluarkan dengan pendekatan Big Bang mengenai konvergensi. Komisi Pengaturan Sekuritas Cina mengatur dua bursa saham Cina: Shanghai yang dibuka pada tahun 1990 dan Shenzen yang dibuka pada tahun 1991. Sampai tahun 199, Cina memiliki dua organisasi akuntansi professional yaitu Chinese Institute of  Certified Public Accountans (CICPA) didirikan pada tahun 1998 dibawah yurisdiksi Departemen Keuangan yang mengatur audit sector perusahaan swasta. The Chinese Association of Cartified Public Auditors (CACPA). Pada tahun 1995 CICPA dan CACPA bergabung, dengan mengusung nama CICPA. CICPA mengatur persyaratan untuk menjadi CPA, memutuskan untuk menjadi CPA , mengembangkan standar penauditan, dan bertanggung jawab atas kode etik professional.
b. Pelaporan Keuangan
            Laporan tambahan dibutuhkan untuk pengungkapan penurunana nilai asset, perubahan pada struktur modal,apropriasi laba, bisnis dan segmen geografis. Laporan keuangan harus digabungkan, bersifat perbandingan, di Cina dan diungkapkan dengan mata uang Cina, Renminbi. Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh CPA Cina. Perusahaan yang terdaftar harus menilai pengendalian internaldan terlibat dengan auditordari luar guna mengevaluasi pengendalian dan pendapat atas laporan penilaian diri. Neraca triwula,laporan laba dan catatan dibutuhkan untuk semua perusahaan yang terdaftar.
c. Patokan Akuntansi
            Penggabungan usaha dicatat menggunakan metode pembelian. Metode ekuitas digunakan bagi investasi dalam rekanan. Biaya riset dibebankan, tetapi biaya pengembangan dikapitalisasi jika kelayakan teknologi dan biaya pemulihan dibuat. Financial Lease dikapitalisasi. Pajak tangguhan diberikan secara penuh untuk semua perbedaan sementara.keuntungan pegawai dibebankan ketika didapatkan, bukan ketika dibayar.kewajiban bersyarat diberikan saat ada kemungkinan terjadi dan jumlahnya bisa benar-benar diperkirakan.
E. INDIA
            Masyarakat India telah memiliki peradaban lebih dari 5000 tahun. Perekonomian Eropa mulai bersaing dengan India setelah Portugis tiba pada tahun 1498.  Benteng luar pertama orang ingris dibentuk di perusahaan India bagian selatan tahun 1619. Demontrasi masa terhadap aturan kolonial Inggris mulai pada tahun 1920-an di bawah kepemimpinan Mohandas Gandhi dan Jawaharlal Nehru. Pemberontakan sipil yang makin meningkat dan Perang Dunia II pada akhirnya menyebabkan India merugi dan sulit untuk mengatasinya dan pemerintah Inggris menjamin kemerdekaan pada tahun 1947.         
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Pengaruh bangsa Inggris meluas pada akuntansi, pelaporan keuangan ditunjukan pada saat presentasi wajar da nada profesi akuntansi independen yang mengatur standar akuntansi dan proses audit. Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di India adalah lembaga hukum dan profesi akuntansi. Penetapan lembaga pertama diatur dalam undang-undang tahun 1857, dan hukum pertama berhubungan dengan pemeliharaan dan pemeriksaan catatan akuntansi yang telah dilaksanakan tahun 1866, bersamaan dengan kualifikasi resmi auditor pertama.

b. Pelaporan Keuangan
            Laporan keuangan terdiri atas neraca dua tahun, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan kebijakan akuntansi dan catatan. Perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan laporan intinya, sedangkan perusahaan terdaftar harus menyiapkan laporan gabungan dan laporan inti. Bukan laporan pemegang saham maupun laporan laba menyeluruh yang diminta. Laporan keuangan harus menyajikan pandangan yang adil dan benar, namun tidak ada penolakan kebenaran dan keadilan selama ada di kawasam Britania Raya. Seperti yang dicatat di atas akta perusahaan menghendaki bahwa laporan direktur menyertai laporan keuangan.
c. Pengukuran Akuntansi
            Anak perusahaan digabungkan ketika induk perusahaan memiliki saham lebih dari setengah kemampuan voting atau mengontrol pengaturan komposisi dewan direktur. Anak perusahaan mungkin dikesampingkan dari penggabungan jika kendali hanya sementara atau jika pembatasan jangka panjang untuk kemampuan anak perusahaan dalam mentransfer dana kepada induk perusahaan. Tidak ada standar  pembukuan untuk penggabungan usaha, tetapi kebanyakan dari mereka dihitung sebagai pembelian. Akan tetapi metode penyatuan bunga (pooling) digunakan bagi perusahaan merger. Goodwill berbeda di antara perhitungan yang ada dan hasil jumlah asset dan utang yang diperoleh. Praktik yang beragam antara goodwill yang tidak diamortisasi dengan yang diamortisasi sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Goodwill juga dikaji ulang untuk penurunan nilainya. Metode ekuitas digunakan pada akun afiliasi terhadap entitas yang memiliki pengaruh yang signifikan namun bukan kendali.
            Penyesuaian pertukaran mata uang dalam laporan keuangan untuk usaha asing tergantung pada apakah kesatuan(induk) laporan usaha itu integral atau non integral. Untuk usaha asing integral, asset moneter dan utang dialihbahasakan pada penutupan nilai tukar(akhir tahun), item non moneter di simpan pada harga perolehan yang disesuaikan dalam nilai tukar pada tanggal transaksi atau di bebankan pada nilai rata-rata selama periode tersebut. Aset dan utang usaha non integral asing disesuaikan pada penutupan nilai tukar,pendapatan dan beban disesuaikan dalam nilai tukar pada tanggal transaksi dan menghasilkan penukaran yang berbeda yng diakumulasikan dalam nilai tukar mata uang asig yang dicdangkan pada neraca.
            Asset tetap dinilai baik dalam harga perolehan atau harga wajar. Revaluasi harus diterapkan pada keseluruhan golongan asset tetap,tapi tidak ada persyaratan yang menyatakan bahwa revaluasi bisa dilakukan dalam interval beraturan. Depresiasi dialokasikan secara berkala terhadap penggunaan asset. Asset tidak berwujud biasanya diamortisasikan lebih dari 10 tahun. Biaya persediaan dihitung lebih rendah atau nilai bersih yang dapat dicapai. FIFO dan rata-rata adalah metode arus kas yang dapat di terima.


DAFTAR PUSTAKA
Frederick, D.S. Choi dan Gary K. Meek 2010. Akuntansi Internasional. Edisi 6. Buku 1. SALEMBA EMPAT. Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar